Jujur jika diartikan secara baku adalah "mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran". Dalam praktek dan penerapannya, secara hukum tingkat kejujuran seseorang biasanya dinilai dari ketepatan pengakuan atau apa yang dibicarakan seseorang dengan kebenaran dan kenyataan yang terjadi. Bila berpatokan pada arti kata yang baku dan harafiah maka jika seseorang berkata tidak sesuai dengan kebenaran dan kenyataan atau tidak mengakui suatu hal sesuai yang sebenarnya, orang tersebut sudah dapat dianggap atau dinilai tidak jujur, menipu, mungkir, berbohong, munafik atau lainnya.
Kejujuran memang masih menjadi hal langka dalam dunia kita sekarang ini. Begitu sedikit orang yang mau jujur dalam kehidupannya. Begitu mudah orang melakukan manipulasi. Kalau kita berbelanja di warung, penjual masih bertanya tentang berapa yang harus diisi dalam nota kontan. Mengapa? Karena pengalaman sering berbicara bahwa ada pihak-pihak tertentu yang ingin memanipulasi belanjaan.
Bukankah hal seperti ini suatu bentuk penyelewengan? Kisah tadi mau mengajak kita untuk berani bertindak jujur dalam hidup kita. Kejujuran itu akan membantu kita untuk menjadi orang yang baik. Banyak orang jujur memiliki banyak sahabat. Mereka berkenan kepada sesama karena dipercaya untuk melaksanakan sesuatu.
Bingung aku...
Sungguh, aku dah mencoba yang terbaik untuk semua ini. Tapi kenapa ya, masih ada hal-hal yang dianggap keliru dan selalu salah...
Apakah aku harus selalu mengalah?
Kejujuran memang pahit tapi, harga dari sebuah kejujuran sangat mahal.
Orang yang biasa aja kalau dia jujur akan menjadi luar biasa.
Seberat apapun itu kejujuran adalah hal utama.
Jika kita jujur dalam cinta kita akan mengalami keajaiban cinta meskipun untuk mendapatkan dan merasakannya dibutuhkan proses. Kalau kita bertahan dalam proses seburuk apapun hasilnya kita akan selalu bersyukur atas semua yang kita alami.
Jujur dalam hidup adalah kejujuran dalam semua hal, kejujuran hati,
perasaan dan pikiran segala yang terjadi dalam hidup itu dilalui dengan banyak rintangan yang datang dengan sendirinya.
Kejujuran yang membawa kita pada hal-hal yang lebih baik dan bermakna dan akhirnya akan kembali bersyukur pada Sang pencipta atas segala yang terjadi baik atau buruk.
Jujur dalam ucapan dan perbuatan , segala hal yang terucap dari mulut kita adalah yang paling penting karena akan membawa kita pada kejujuran itu sendiri dan apa yang terucap itu dari pikiran dan hati.
Segala perbuatan yang bias dikendalikan oleh diri akan membawa kita pada sikap yang lebih bijaksana dan dewasa.
Jadi kejujuran adalah bentuk dari segala pikiran, perasaan, ucapan, tindakan dan kemauan kita untuk hidup lebih baik, untuk dapat berbicara dari hati ke hati sebagaimana cinta membutuhkan kesetiaan, begitu pula kesetiaan membutuhkan rasa keberanian untuk sebuah kejujuran.
So thanks God buat sebuah kejujuran yang begitu berarti untuk cinta dan kehidupan.
Sebagai orang beriman, kejujuran merupakan hal yang sangat penting dalam hidup ini. Kejujuran membantu kita untuk dapat menghayati iman kita dalam hidup sehari-hari. Iman itu mesti tampak dalam perbuatan nyata.
Karena itu, kita mohon kepada Tuhan agar Dia memberi kekuatan kepada kita untuk mampu berlaku jujur dalam hidup sehari-hari. Tuhan memberkati.
(hanzstax.27/12/2009.19:19WIB.WismaNusantara-JKT)
When I ...
.:: 3nJ0Y mE ::.
Sunday, December 27, 2009
Saturday, December 19, 2009
Zona Erogen 101
Sebuah kutipan yang pernah saya baca menyebutkan bahwa organ seks kita yang paling hebat sesungguhnya bukanlah yang berada di antara kedua belah paha, melainkan yang bersemayam di antara kedua daun telinga, alias otak. Hal itu memang benar adanya sebab dalam urusan membangkitkan gairah seksual, otak adalah organ pengindera yang paling berperan. Segala macam stimulus bisa menjadi stimulus seksual jika otak menginterpretasinya demikian. Di antara beragam stimulus, stimulus berupa sentuhan adalah yang cenderung dominan dalam aktivitas keintiman seksual. Sentuhan pada berbagai area permukaan kulit mungkin merupakan sumber yang paling kerap membangkitkan gairah seksual ketimbang stimulus lainnya. Meski demikian, karena penyebaran ujung-ujung saraf di kulit tidak merata, beberapa area tubuh dapat lebih sensitif terhadap sentuhan. Itulah zona erogen.
Zona erogen, yang pengertian akar bahasanya adalah melahirkan sensasi erotis, didefinisikan sebagai daerah-daerah di tubuh yang lebih responsif terhadap rangsangan taktil (sentuhan) atau stimulasi seksual. Para ahli membagi zona erogen ke dalam dua kategori, yaitu zona erogen primer dan zona erogen sekunder. Apa yang membedakan kedua zona tersebut? Zona erogen primer adalah area-area tubuh tempat konsentrasi ujung-ujung saraf (dengan kata lain, sudah didesain dari sananya untuk sensitif), sedangkan zona erogen sekunder adalah area tubuh yang menjadi sensitif secara erotik melalui pengalaman dan belajar.
Nah, sekarang daerah mana saja yang termasuk zona erogen? Kita mulai dari zona erogen primer dulu yang wilayahnya mencakup genital (alat kelamin), bokong, anus, perineum (area antara alat kelamin dan anus), payudara (terutama puting, baik pria maupun wanita), paha bagian dalam, ketiak, pusar, leher, telinga (terutama daun telinga) dan mulut (bibir, lidah dan seluruh rongga mulut, kalau Anda mau menjelajah). Sebagai tambahan, banyak orang yang mendapati bahwa jari tangan dan kaki mereka sensitif terhadap sentuhan. Namun, penting untuk diingat bahwa meski daerah-daerah di atas merupakan zona erogen, tidak ada jaminan bahwa menstimulasinya akan berhasil membangkitkan gairah seksual pasangan kita. Tampaknya ada perbedaan preferensi individual di sini. Apa yang bisa menyalakan gairah seseorang bisa jadi tidak berdampak apapun pada orang lain, bahkan mungkin dapat menjengkelkannya.
Itu tadi zona erogen primer. Sekarang, kira-kira daerah mana di tubuh yang termasuk zona erogen sekunder? Jawabannya adalah bisa seluruh bagian tubuh. Ingat bahwa zona erogen sekunder muncul karena ada unsur belajar, sehingga setiap area yang disentuh dan diasosiasikan dengan keintiman seksual bisa menjadi zona erogen sekunder. Contohnya, kalau seorang wanita dicium punggungnya ketika bercinta, dia mengaitkan daerah tersebut dengan seks dan jadilah punggung wanita itu sebagai zona erogen sekunder yang bila dicium lagi akan membangkitkan gairahnya.
Barangkali uraian mengenai zona erogen di atas menyisakan satu pertanyaan besar di benak Anda yaitu bagaimana kita mengetahui tepatnya di mana harus menyentuh pasangan (dan atau diri sendiri) untuk membangkitkan gairah? Saya cuma bisa bilang, eksplorasi, kreativitas dan komunikasi seksual yang baik adalah kunci untuk mengetahuinya (itu termasuk dalam pemetaan tubuh, mungkin saya akan bahas di tulisan lain). Sebagai penutup tulisan ini saya cantumkan potongan fan fiction (Starboard Home, karya Ezra’s Persian Kitty) yang bagi saya erotis dan pas untuk tulisan ini:
“We kissed, who moved first I don’t know, doesn’t matter, we kissed. The pulsing strong and hot in our veins. Mouths mating, lips sliding, tongues sweeping teeth, and breathing of each other like one being. Skin on skin on skin all over, smooth and bare and it was the most natural thing in the world, like breathing, like singing.”
Zona erogen, yang pengertian akar bahasanya adalah melahirkan sensasi erotis, didefinisikan sebagai daerah-daerah di tubuh yang lebih responsif terhadap rangsangan taktil (sentuhan) atau stimulasi seksual. Para ahli membagi zona erogen ke dalam dua kategori, yaitu zona erogen primer dan zona erogen sekunder. Apa yang membedakan kedua zona tersebut? Zona erogen primer adalah area-area tubuh tempat konsentrasi ujung-ujung saraf (dengan kata lain, sudah didesain dari sananya untuk sensitif), sedangkan zona erogen sekunder adalah area tubuh yang menjadi sensitif secara erotik melalui pengalaman dan belajar.
Nah, sekarang daerah mana saja yang termasuk zona erogen? Kita mulai dari zona erogen primer dulu yang wilayahnya mencakup genital (alat kelamin), bokong, anus, perineum (area antara alat kelamin dan anus), payudara (terutama puting, baik pria maupun wanita), paha bagian dalam, ketiak, pusar, leher, telinga (terutama daun telinga) dan mulut (bibir, lidah dan seluruh rongga mulut, kalau Anda mau menjelajah). Sebagai tambahan, banyak orang yang mendapati bahwa jari tangan dan kaki mereka sensitif terhadap sentuhan. Namun, penting untuk diingat bahwa meski daerah-daerah di atas merupakan zona erogen, tidak ada jaminan bahwa menstimulasinya akan berhasil membangkitkan gairah seksual pasangan kita. Tampaknya ada perbedaan preferensi individual di sini. Apa yang bisa menyalakan gairah seseorang bisa jadi tidak berdampak apapun pada orang lain, bahkan mungkin dapat menjengkelkannya.
Itu tadi zona erogen primer. Sekarang, kira-kira daerah mana di tubuh yang termasuk zona erogen sekunder? Jawabannya adalah bisa seluruh bagian tubuh. Ingat bahwa zona erogen sekunder muncul karena ada unsur belajar, sehingga setiap area yang disentuh dan diasosiasikan dengan keintiman seksual bisa menjadi zona erogen sekunder. Contohnya, kalau seorang wanita dicium punggungnya ketika bercinta, dia mengaitkan daerah tersebut dengan seks dan jadilah punggung wanita itu sebagai zona erogen sekunder yang bila dicium lagi akan membangkitkan gairahnya.
Barangkali uraian mengenai zona erogen di atas menyisakan satu pertanyaan besar di benak Anda yaitu bagaimana kita mengetahui tepatnya di mana harus menyentuh pasangan (dan atau diri sendiri) untuk membangkitkan gairah? Saya cuma bisa bilang, eksplorasi, kreativitas dan komunikasi seksual yang baik adalah kunci untuk mengetahuinya (itu termasuk dalam pemetaan tubuh, mungkin saya akan bahas di tulisan lain). Sebagai penutup tulisan ini saya cantumkan potongan fan fiction (Starboard Home, karya Ezra’s Persian Kitty) yang bagi saya erotis dan pas untuk tulisan ini:
“We kissed, who moved first I don’t know, doesn’t matter, we kissed. The pulsing strong and hot in our veins. Mouths mating, lips sliding, tongues sweeping teeth, and breathing of each other like one being. Skin on skin on skin all over, smooth and bare and it was the most natural thing in the world, like breathing, like singing.”
Apa Guna Rambut Pubis?
Saya termasuk orang yang yakin bahwa segala sesuatu yang diciptakan Tuhan pastilah ada tujuan dan gunanya. Jadi apabila saya mendapati sesuatu hal yang tampaknya sia-sia belaka, saya berpikir bahwa itu karena saya (dan mungkin orang-orang lain juga) saja yang belum menemukan manfaatnya. Berangkat dari pemikiran di atas, saya yang agak penasaran dengan alasan ditumbuhkannya rambut di sekitar organ seksual manusia berupaya mencari sumber yang saya harap dapat menjawab keingintahuan saya, dan inilah hasilnya.
Ternyata cukup banyak teori yang berseliweran mengenai fungsi rambut pubis, dan belum semua dapat dibuktikan secara ilmiah, dengan kata lain tidak ada teori definitif. Salah satu teori yang cukup menonjol adalah rambut pubis sebagai daya tarik seksual. Teori ini terkait dengan feromon, suatu zat beraroma yang dihasilkan tubuh, yang dapat menstimulasi secara seksual orang lain yang menciumnya. Rambut pubis yang tumbuh di sekitar genital menangkap aroma eksotik yang disinyalir merupakan afrodisiak kuat itu. Feromon kerap terjebak di rambut pubis ketika kelenjar apokrin melepaskan sekresi tanpa bau di permukaan kulit yang tercampur dengan bakteri yang dibusukkan oleh sekresi dari kelenjar sebaseus. Feromon barangkali tidak bisa terang-terangan dihidu baunya seperti apa, tapi tampaknya bisa dideteksi secara tidak sadar. Jadi, kalau Anda bertanya-tanya mengapa Anda tertarik pada pasangan Anda yang sekarang (atau seseorang yang ingin Anda jadikan pasangan), bisa jadi feromon si dialah penyebabnya.
Teori lain yang masih berkaitan dengan rambut pubis sebagai daya tarik seksual menjelaskan bahwa rambut pubis berperan sebagai penanda visual seksualitas seseorang. Seleksi alam mungkin mempertahankan rambut di bagian pubis (sementara bulu di bagian tubuh lain menghilang, kalau Anda percaya teori evolusi) karena adanya rambut pubis menunjukkan bahwa seseorang sudah matang secara seksual dan dapat bereproduksi. Ada pula yang berteori bahwa rambut pubis berfungsi sebagai “bantalan” ketika berhubungan seksual, melindungi dari gesekan. Teori lainnya adalah bahwa rambut pubis gunanya itu untuk menjaga agar organ intim kita tetap hangat. Rambut pubis wanita bisa jadi menghalangi masuknya benda asing kecil ke dalam vagina (ini tidak menjelaskan rambut pubis pada pria).
Terakhir, ada teori yang tidak berhubungan dengan soal seks sama sekali, yaitu rambut pubis membantu melumasi area di antara kedua kaki sehingga menjadikan pergerakan lebih halus dan nyaman, seperti fungsi rambut di ketiak. Anda bisa mencoba mencukur habis rambut ketiak dan kemaluan untuk merasakan sendiri perbedaan friksi yang terjadi, bakal lebih terasa gesekan antara kedua paha ketika berjalan dan lengan kala bergerak.
Terserah Anda mau percaya teori yang mana. Buat saya, sejauh ini semua cukup masuk akal.
Ternyata cukup banyak teori yang berseliweran mengenai fungsi rambut pubis, dan belum semua dapat dibuktikan secara ilmiah, dengan kata lain tidak ada teori definitif. Salah satu teori yang cukup menonjol adalah rambut pubis sebagai daya tarik seksual. Teori ini terkait dengan feromon, suatu zat beraroma yang dihasilkan tubuh, yang dapat menstimulasi secara seksual orang lain yang menciumnya. Rambut pubis yang tumbuh di sekitar genital menangkap aroma eksotik yang disinyalir merupakan afrodisiak kuat itu. Feromon kerap terjebak di rambut pubis ketika kelenjar apokrin melepaskan sekresi tanpa bau di permukaan kulit yang tercampur dengan bakteri yang dibusukkan oleh sekresi dari kelenjar sebaseus. Feromon barangkali tidak bisa terang-terangan dihidu baunya seperti apa, tapi tampaknya bisa dideteksi secara tidak sadar. Jadi, kalau Anda bertanya-tanya mengapa Anda tertarik pada pasangan Anda yang sekarang (atau seseorang yang ingin Anda jadikan pasangan), bisa jadi feromon si dialah penyebabnya.
Teori lain yang masih berkaitan dengan rambut pubis sebagai daya tarik seksual menjelaskan bahwa rambut pubis berperan sebagai penanda visual seksualitas seseorang. Seleksi alam mungkin mempertahankan rambut di bagian pubis (sementara bulu di bagian tubuh lain menghilang, kalau Anda percaya teori evolusi) karena adanya rambut pubis menunjukkan bahwa seseorang sudah matang secara seksual dan dapat bereproduksi. Ada pula yang berteori bahwa rambut pubis berfungsi sebagai “bantalan” ketika berhubungan seksual, melindungi dari gesekan. Teori lainnya adalah bahwa rambut pubis gunanya itu untuk menjaga agar organ intim kita tetap hangat. Rambut pubis wanita bisa jadi menghalangi masuknya benda asing kecil ke dalam vagina (ini tidak menjelaskan rambut pubis pada pria).
Terakhir, ada teori yang tidak berhubungan dengan soal seks sama sekali, yaitu rambut pubis membantu melumasi area di antara kedua kaki sehingga menjadikan pergerakan lebih halus dan nyaman, seperti fungsi rambut di ketiak. Anda bisa mencoba mencukur habis rambut ketiak dan kemaluan untuk merasakan sendiri perbedaan friksi yang terjadi, bakal lebih terasa gesekan antara kedua paha ketika berjalan dan lengan kala bergerak.
Terserah Anda mau percaya teori yang mana. Buat saya, sejauh ini semua cukup masuk akal.
Kontinum Orientasi Seksual
Kepada orang dengan jenis kelamin apakah Anda memiliki ketertarikan secara seksual ? Jawaban Anda atas pertanyaan tersebut menunjukkan orientasi seksual Anda. Ada tiga kategori dalam orientasi seksual, yaitu homoseksualitas, heteroseksualitas dan biseksualitas. Anda berorientasi homoseksual bila Anda tertarik pada orang yang jenis kelaminnya sama dengan Anda, sebaliknya orientasi heteroseksual merupakan ketertarikan pada orang dengan jenis kelamin yang berbeda dari Anda. Sementara biseksualitas mengarah pada ketertarikan baik dengan orang yang jenis kelaminnya sama, maupun berbeda.
Umumnya, kita cenderung berpikir bahwa ada batas yang jelas antara homoseksualitas dan heteroseksualitas. Kalau seseorang mengaku bahwa dia homoseksual, kita percaya bahwa dia tidak akan bisa naksir lawan jenisnya. Namun, sebetulnya orientasi seksual bukanlah dikotomi seperti kutub utara-selatan atau hitam-putih. Memang ada sekelompok kecil orang yang mengaku seratus persen homoseksual, begitu juga mayoritas orang berpikir bahwa dirinya murni heteroseksual. Orang-orang seperti itu mewakili sisi-sisi paling berlawanan dari spektrum orientasi seksual. Ada pula individu yang berada di antara kedua ujung spektrum tersebut, yang orientasi dan pengalamannya bercampur dan bisa berubah seiring waktu, sehingga orientasi seksual tidak dapat ditentukan pada satu waktu tertentu, tetapi mesti mengamati polanya sepanjang hidup.
Dari hasil analisisnya pada subjek orang Amerika, seksolog Alfred Kinsey merumuskan suatu kontinum orientasi seksual yang terdiri dari tujuh titik sebagai berikut :
0 : Heteroseksual eksklusif, tidak homoseksual
1 : Kecenderungan heteroseksual, sesekali homoseksual
2 : Kecenderungan heteroseksual, lebih dari sesekali homoseksual
3 : Heteroseksual dan homoseksual seimbang
4 : Kecenderungan homoseksual, lebih dari sesekali heteroseksual
5 : Kecenderungan homoseksual, sesekali heteroseksual
6 : Homoseksual eksklusif, tidak heteroseksual
Menurut penelitian, ada variasi pola di mana pria dan wanita berkedudukan dalam skala Kinsey di atas. Pria, baik homoseksual maupun heteroseksual, cenderung berada di ujung skala (lebih eksklusif), sedangkan wanita juga berada di ujung skala, tapi kemungkinan untuk berada di antara kategori 2 sampai 5 lebih besar dari pria.
Adanya skala di atas saya kira dapat membantu orang untuk dapat memahami orientasi seksualnya dan tidak bingung atau panik jika sesekali menyimpang dari orientasi yang dominan, sebab orientasi seksual memang tidak kaku terkotak-kotak. Jika Anda seorang heteroseks dan suatu kali terbayang fantasi homoseksual, misalnya, ini tidak secara otomatis menjadikan Anda seorang homoseks, melainkan menunjukkan bahwa Anda bukan heteroseksual murni seperti yang Anda kira sebelumnya.
Umumnya, kita cenderung berpikir bahwa ada batas yang jelas antara homoseksualitas dan heteroseksualitas. Kalau seseorang mengaku bahwa dia homoseksual, kita percaya bahwa dia tidak akan bisa naksir lawan jenisnya. Namun, sebetulnya orientasi seksual bukanlah dikotomi seperti kutub utara-selatan atau hitam-putih. Memang ada sekelompok kecil orang yang mengaku seratus persen homoseksual, begitu juga mayoritas orang berpikir bahwa dirinya murni heteroseksual. Orang-orang seperti itu mewakili sisi-sisi paling berlawanan dari spektrum orientasi seksual. Ada pula individu yang berada di antara kedua ujung spektrum tersebut, yang orientasi dan pengalamannya bercampur dan bisa berubah seiring waktu, sehingga orientasi seksual tidak dapat ditentukan pada satu waktu tertentu, tetapi mesti mengamati polanya sepanjang hidup.
Dari hasil analisisnya pada subjek orang Amerika, seksolog Alfred Kinsey merumuskan suatu kontinum orientasi seksual yang terdiri dari tujuh titik sebagai berikut :
0 : Heteroseksual eksklusif, tidak homoseksual
1 : Kecenderungan heteroseksual, sesekali homoseksual
2 : Kecenderungan heteroseksual, lebih dari sesekali homoseksual
3 : Heteroseksual dan homoseksual seimbang
4 : Kecenderungan homoseksual, lebih dari sesekali heteroseksual
5 : Kecenderungan homoseksual, sesekali heteroseksual
6 : Homoseksual eksklusif, tidak heteroseksual
Menurut penelitian, ada variasi pola di mana pria dan wanita berkedudukan dalam skala Kinsey di atas. Pria, baik homoseksual maupun heteroseksual, cenderung berada di ujung skala (lebih eksklusif), sedangkan wanita juga berada di ujung skala, tapi kemungkinan untuk berada di antara kategori 2 sampai 5 lebih besar dari pria.
Adanya skala di atas saya kira dapat membantu orang untuk dapat memahami orientasi seksualnya dan tidak bingung atau panik jika sesekali menyimpang dari orientasi yang dominan, sebab orientasi seksual memang tidak kaku terkotak-kotak. Jika Anda seorang heteroseks dan suatu kali terbayang fantasi homoseksual, misalnya, ini tidak secara otomatis menjadikan Anda seorang homoseks, melainkan menunjukkan bahwa Anda bukan heteroseksual murni seperti yang Anda kira sebelumnya.
Top 10 Faktor Resiko Penyakit Menular Seksual
Setiap perbuatan yang kita lakukan tentu mengandung resiko dalam tingkatan tertentu. Perilaku seksual tidak terkecuali. Salah satu resiko dari melakukan hubungan seksual adalah kemungkinan terjangkit PMS atau Penyakit Menular Seksual. Berikut ini akan dipaparkan sepuluh faktor resiko teratas yang berpengaruh pada peluang Anda terkena PMS.
1. Seks tanpa pelindung
Meski kondom tidak seratus persen melindungi Anda, ia tetap merupakan cara terbaik untuk menghindarkan Anda dari infeksi. Penggunaan kondom dapat menurunkan laju penularan PMS. Selain selibat, penggunaan kondom yang konsisten adalah proteksi terbaik terhadap PMS. Biasakanlah memakai kondom.
2. Berganti-ganti pasangan
Anda tidak perlu belajar matematika untuk mengetahui bahwa semakin banyak pasangan seksual Anda, kian besar kemungkinan Anda terekspos suatu PMS. Apalagi, orang yang suka berganti pasangan cenderung memilih pasangan yang suka berganti pasangan pula. Jadi, Anda tidak lepas dari pasangan-pasangannya pasangan Anda.
3. Mulai aktif secara seksual pada usia dini
Kaum muda lebih besar kemungkinannya untuk terkena PMS daripada orang yang lebih tua. Ada beberapa alasannya, yaitu wanita muda khususnya lebih rentan terhadap PMS karena tubuh mereka lebih kecil dan belum berkembang sempurna sehingga lebih mudah terinfeksi. Kaum muda juga tampaknya lebih jarang pakai kondom, terlibat perilaku seksual beresiko dan berganti-ganti pasangan.
4. Pengggunaan alkohol
Konsumsi alkohol dapat berpengaruh terhadap kesehatan seksual. Orang yang biasa minum alkohol bisa jadi kurang selektif memilih pasangan seksual dan menurunkan batasan. Alkohol dapat membuat seseorang sukar memakai kondom dengan benar maupun sulit meminta pasangannya menggunakan kondom.
5. Penyalahgunaan obat
Prinsipnya mirip dengan alkohol, orang yang berhubungan seksual di bawah pengaruh obat lebih besar kemungkinannya melakukan perilaku seksual beresiko/tanpa pelindung. Pemakaian obat terlarang juga memudahkan orang lain memaksa seseorang melakukan perilaku seksual yang dalam keadaan sadar tidak akan dilakukan. Penggunaan obat dengan jarum suntik diasosiasikan dengan peningkatan resiko penularan penyakit lewat darah, seperti hepatitis dan HIV, yang juga bisa ditransmisikan lewat seks.
6. Seks untuk uang/obat
Orang yang menjual seks untuk mendapatkan sesuatu posisi tawarnya rendah sehingga sulit baginya untuk menegosiasikan hubungan seksual yang aman. Kemudian, pasangan (pembeli jasa) memiliki resiko terinfeksi PMS yang lebih besar. Jadi, baik pembeli maupun penjual sama-sama dirugikan.
7. Hidup di masyarakat yang prevalensi PMS-nya tinggi
Ketika seseorang tinggal di tengah komunitas dengan prevalensi PMS yang tinggi, ketika berhubungan seksual (dengan orang di komunitas itu) ia lebih rentan terinfeksi PMS.
8. Monogami serial
Monogami serial adalah mengencani/menikahi satu orang saja pada suatu masa, tapi kalau diakumulasi jumlah orang yang dikencani/dinikahi juga banyak. Contoh gampangnya (yang juga banyak terjadi di masyarakat kita) adalah orang yang doyan kawin-cerai. Perilaku begini juga berbahaya, sebab orang yang mempraktekkan monogami serial berpikir bahwa mereka saat itu memiliki hubungan eksklusif sehingga akan tergoda untuk berhenti menggunakan pelindung ketika berhubungan seksual. Sebenarnya monogami memang efektif mencegah PMS, tapi hanya pada monogami jangka panjang yang kedua pasangan sudah dites kesehatan reproduksi.
9. Sudah terkena suatu PMS
Kalau Anda sudah pernah berkenalan langsung dengan suatu PMS (apalagi sering), Anda lebih rentan terinfeksi PMS jenis lainnya. Iritasi atau lepuh pada kulit yang terinfeksi dapat menjadi jalan masuk patogen lain untuk menginfeksi. Karena Anda sudah pernah terinfeksi sekali, bisa jadi ada faktor tertentu dalam gaya hidup Anda yang beresiko.
10. Cuma pakai pil KB untuk kontrasepsi
Kadang orang lebih menghindari kehamilan daripada PMS sehingga mereka memilih pil KB sebagai alat kontrasepsi utama. Karena sudah merasa terhindar dari kehamilan, mereka enggan memakai kondom. Ini bisa terjadi ketika orang tidak ingin menuduh pasangannya berpenyakit (sehingga perlu disuruh pakai kondom) atau memang tidak suka pakai kondom dan menjadikan pil KB sebagai alasan. Yang jelas, perlindungan ganda (pil KB dan kondom) adalah pilihan terbaik…meski tidak semua orang melakukannya.
1. Seks tanpa pelindung
Meski kondom tidak seratus persen melindungi Anda, ia tetap merupakan cara terbaik untuk menghindarkan Anda dari infeksi. Penggunaan kondom dapat menurunkan laju penularan PMS. Selain selibat, penggunaan kondom yang konsisten adalah proteksi terbaik terhadap PMS. Biasakanlah memakai kondom.
2. Berganti-ganti pasangan
Anda tidak perlu belajar matematika untuk mengetahui bahwa semakin banyak pasangan seksual Anda, kian besar kemungkinan Anda terekspos suatu PMS. Apalagi, orang yang suka berganti pasangan cenderung memilih pasangan yang suka berganti pasangan pula. Jadi, Anda tidak lepas dari pasangan-pasangannya pasangan Anda.
3. Mulai aktif secara seksual pada usia dini
Kaum muda lebih besar kemungkinannya untuk terkena PMS daripada orang yang lebih tua. Ada beberapa alasannya, yaitu wanita muda khususnya lebih rentan terhadap PMS karena tubuh mereka lebih kecil dan belum berkembang sempurna sehingga lebih mudah terinfeksi. Kaum muda juga tampaknya lebih jarang pakai kondom, terlibat perilaku seksual beresiko dan berganti-ganti pasangan.
4. Pengggunaan alkohol
Konsumsi alkohol dapat berpengaruh terhadap kesehatan seksual. Orang yang biasa minum alkohol bisa jadi kurang selektif memilih pasangan seksual dan menurunkan batasan. Alkohol dapat membuat seseorang sukar memakai kondom dengan benar maupun sulit meminta pasangannya menggunakan kondom.
5. Penyalahgunaan obat
Prinsipnya mirip dengan alkohol, orang yang berhubungan seksual di bawah pengaruh obat lebih besar kemungkinannya melakukan perilaku seksual beresiko/tanpa pelindung. Pemakaian obat terlarang juga memudahkan orang lain memaksa seseorang melakukan perilaku seksual yang dalam keadaan sadar tidak akan dilakukan. Penggunaan obat dengan jarum suntik diasosiasikan dengan peningkatan resiko penularan penyakit lewat darah, seperti hepatitis dan HIV, yang juga bisa ditransmisikan lewat seks.
6. Seks untuk uang/obat
Orang yang menjual seks untuk mendapatkan sesuatu posisi tawarnya rendah sehingga sulit baginya untuk menegosiasikan hubungan seksual yang aman. Kemudian, pasangan (pembeli jasa) memiliki resiko terinfeksi PMS yang lebih besar. Jadi, baik pembeli maupun penjual sama-sama dirugikan.
7. Hidup di masyarakat yang prevalensi PMS-nya tinggi
Ketika seseorang tinggal di tengah komunitas dengan prevalensi PMS yang tinggi, ketika berhubungan seksual (dengan orang di komunitas itu) ia lebih rentan terinfeksi PMS.
8. Monogami serial
Monogami serial adalah mengencani/menikahi satu orang saja pada suatu masa, tapi kalau diakumulasi jumlah orang yang dikencani/dinikahi juga banyak. Contoh gampangnya (yang juga banyak terjadi di masyarakat kita) adalah orang yang doyan kawin-cerai. Perilaku begini juga berbahaya, sebab orang yang mempraktekkan monogami serial berpikir bahwa mereka saat itu memiliki hubungan eksklusif sehingga akan tergoda untuk berhenti menggunakan pelindung ketika berhubungan seksual. Sebenarnya monogami memang efektif mencegah PMS, tapi hanya pada monogami jangka panjang yang kedua pasangan sudah dites kesehatan reproduksi.
9. Sudah terkena suatu PMS
Kalau Anda sudah pernah berkenalan langsung dengan suatu PMS (apalagi sering), Anda lebih rentan terinfeksi PMS jenis lainnya. Iritasi atau lepuh pada kulit yang terinfeksi dapat menjadi jalan masuk patogen lain untuk menginfeksi. Karena Anda sudah pernah terinfeksi sekali, bisa jadi ada faktor tertentu dalam gaya hidup Anda yang beresiko.
10. Cuma pakai pil KB untuk kontrasepsi
Kadang orang lebih menghindari kehamilan daripada PMS sehingga mereka memilih pil KB sebagai alat kontrasepsi utama. Karena sudah merasa terhindar dari kehamilan, mereka enggan memakai kondom. Ini bisa terjadi ketika orang tidak ingin menuduh pasangannya berpenyakit (sehingga perlu disuruh pakai kondom) atau memang tidak suka pakai kondom dan menjadikan pil KB sebagai alasan. Yang jelas, perlindungan ganda (pil KB dan kondom) adalah pilihan terbaik…meski tidak semua orang melakukannya.
Chatting Beraroma Seks dan Selingkuh
Kalau Anda pernah chatting di internet, yang paling standar saja, menggunakan program MIRC atau Yahoo! Messenger misalnya, maka boleh jadi Anda kemungkinan besar pernah mendapat kiriman pesan-pesan bernada “mengundang”. Entah itu berisi mengajak Anda gabung ke ruang chat tertentu yang obrolannya bersifat tripel X, atau langsung menawari Anda untuk melakukan seks di dunia maya dengan si pengirim pesan. Model lain dari seks di dunia maya ini adalah dengan masuk ke grup milis yang bertujuan untuk itu, contohnya Yahoo!’s Married_Flirting yang intinya memungkinkan orang untuk bergenit-genit dengan orang lain yang bukan pasangan nikahnya. Mulai dari main api yang levelnya cuma menyulut korek api, sampai ke tingkat yang bisa membakar rumah.
Beatriz Avila Mileham (dari University of Florida) yang meneliti tentang ketidaksetiaan online berpendapat bahwa adanya komputer mengubah cara orang berselingkuh. Katanya, ada unsur interaktif dalam ruang chat yang membuat orang-orang yang berpartisipasi lebih serius ketimbang sekadar berfantasi. Penelitian yang dilakukan Mileham melibatkan 76 pria dan 10 wanita secara kualitatif selama satu tahun. Subjek penelitian direkrut dari beberapa milis seperti yang saya contohkan di atas. Menurut para subjek, saling goda di dunia maya awalnya tidak dianggap sebagai suatu perselingkuhan. 80 % dari mereka merasa bahwa mereka hanya bicara dengan komputer. Mungkin seperti berhadapan dengan video game karena sosok yang berkomunikasi dengannya bersifat maya. Meskipun demikian, kencan di dunia maya punya tendensi untuk meningkat. 30 % subjek akhirnya melakukan kopi darat…dan nyaris semua jadi selingkuh betulan.
Ruang chat yang demikian itu biasanya dipenuhi agresivitas dan atmosfer berbau seks. Mileham sudah membuktikannya, selama penelitian dia memperoleh pengagum yang keukeuh menguber-ubernya. Namun, masih belum jelas apakah bergenitan secara maya mendorong orang untuk selingkuh. Meski demikian, Cooper dan Tangerman menemukan bahwa banyak terapis perkawinan yang mengatakan bahwa jumlah pasangan yang datang untuk terapi setelah perselingkuhan salah satu dari mereka lewat internet ketahuan meningkat secara signifikan. Dengan adanya internet, kesempatan untuk memiliki hubungan di luar pasangan nikah menjadi lebih terbuka.
Jennifer P. Schneider, doktor yang spesialisasinya di kecanduan obat dan menulis Cybersex Exposed: Simple Fantasy or Obsession ? dari Tucson, Arizona, menyatakan bahwa belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa ruang chat mengarahkan orang untuk selingkuh. Si doktor tersebut juga memperingatkan bahwa internet bisa menjadikan normal perilaku yang biasanya ditabukan. Lalu, lewat internet kita bisa menemukan orang-orang yang seminat dengan kita…dan melakukan apa saja.
Beatriz Avila Mileham (dari University of Florida) yang meneliti tentang ketidaksetiaan online berpendapat bahwa adanya komputer mengubah cara orang berselingkuh. Katanya, ada unsur interaktif dalam ruang chat yang membuat orang-orang yang berpartisipasi lebih serius ketimbang sekadar berfantasi. Penelitian yang dilakukan Mileham melibatkan 76 pria dan 10 wanita secara kualitatif selama satu tahun. Subjek penelitian direkrut dari beberapa milis seperti yang saya contohkan di atas. Menurut para subjek, saling goda di dunia maya awalnya tidak dianggap sebagai suatu perselingkuhan. 80 % dari mereka merasa bahwa mereka hanya bicara dengan komputer. Mungkin seperti berhadapan dengan video game karena sosok yang berkomunikasi dengannya bersifat maya. Meskipun demikian, kencan di dunia maya punya tendensi untuk meningkat. 30 % subjek akhirnya melakukan kopi darat…dan nyaris semua jadi selingkuh betulan.
Ruang chat yang demikian itu biasanya dipenuhi agresivitas dan atmosfer berbau seks. Mileham sudah membuktikannya, selama penelitian dia memperoleh pengagum yang keukeuh menguber-ubernya. Namun, masih belum jelas apakah bergenitan secara maya mendorong orang untuk selingkuh. Meski demikian, Cooper dan Tangerman menemukan bahwa banyak terapis perkawinan yang mengatakan bahwa jumlah pasangan yang datang untuk terapi setelah perselingkuhan salah satu dari mereka lewat internet ketahuan meningkat secara signifikan. Dengan adanya internet, kesempatan untuk memiliki hubungan di luar pasangan nikah menjadi lebih terbuka.
Jennifer P. Schneider, doktor yang spesialisasinya di kecanduan obat dan menulis Cybersex Exposed: Simple Fantasy or Obsession ? dari Tucson, Arizona, menyatakan bahwa belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa ruang chat mengarahkan orang untuk selingkuh. Si doktor tersebut juga memperingatkan bahwa internet bisa menjadikan normal perilaku yang biasanya ditabukan. Lalu, lewat internet kita bisa menemukan orang-orang yang seminat dengan kita…dan melakukan apa saja.
Ke Titik G (G spot)
Ah, G spot. Suatu subjek yang senantiasa menarik lantaran meski sudah banyak riset tentangnya, masih banyak juga yang menyangsikan dan memperdebatkan kebenarannya. Dalam ginekologi, G spot dianggap sebagai UFO. Baiklah, kita mulai dari awal saja. G spot, atau lengkapnya Grafenberg spot, dinamakan demikian sesuai dengan ginekologis yang pertama kali mengamati tentang signifikansi erotis lokasi tersebut pada tahun 1950, Ernest Grafenberg. G spot adalah area yang terletak di dinding depan vagina (sebelah atas ke arah perut), sekitar 1 cm dari permukaan kulit dan antara 5-7 cm dari mulut vagina. Area ini dipercaya merupakan versi pria dari kelenjar prostat karena berkembang dari jaringan embrionik yang sama.
Lalu, apa peran G spot ? Sejumlah penelitian telah melaporkan bahwa beberapa wanita dapat mengalami orgasme ketika area sensitif yang berjudul G spot itu distimulasi. Orgasme G spot tersebut kadang-kadang disertai dengan keluarnya cairan yang diindikasikan berasal dari “prostat wanita” dengan komponen mirip semen (beberapa riset mengatakan secara kimia lebih mirip urin) atau bisa disebut ejakulasi wanita.
Bagaimana cara “menemukan” letak G spot ? Ada beragam pendapat mengenai cara yang dianggap terbaik untuk itu, akan saya sebutkan semua yang saya temukan. Salah satunya, eksplorasi, baik oleh si wanita maupun yang dilakukan pasangannya. Gunakan jari (biasanya dua) untuk menjelajah dinding depan vagina, di antara sisi bawah tulang pubis dan leher rahim. Kadang perlu sedikit tekanan. Cara lain bisa dengan penetrasi (ketika sanggama) dari belakang atau wanita berada pada posisi di atas. Ada yang mengatakan penis yang pendek dan kecil sesungguhnya lebih efektif menyentuh G spot karena faktor lokasinya (nah, para pria, masih berniat menambah ukuran alat kelamin Anda ?).
Apa tandanya kalau G spot telah ditemukan ? Ada sensasi awal yang bisa berupa rasa sedikit tidak nyaman, seolah ingin kencing, atau malah rasa enak (setiap wanita bisa bervariasi). Setelah distimulasi semenit atau lebih, sensasi biasanya lebih menyenangkan dan area tersebut membesar. Jika stimulasi dilanjutkan, dapat terjadi orgasme yang intens.
Kemudian dan terakhir nih ya, ada pula G spot pria, yang tak lain adalah kelenjar prostat. Ketika prostat yang letaknya sedikit ke dalam rektum distimulasi dengan memasukkan jari ke rektum dan agak ditekan ke depan-bawah, beberapa pria dapat mengalami sensasi erotis yang berujung pada orgasme.
Lalu, apa peran G spot ? Sejumlah penelitian telah melaporkan bahwa beberapa wanita dapat mengalami orgasme ketika area sensitif yang berjudul G spot itu distimulasi. Orgasme G spot tersebut kadang-kadang disertai dengan keluarnya cairan yang diindikasikan berasal dari “prostat wanita” dengan komponen mirip semen (beberapa riset mengatakan secara kimia lebih mirip urin) atau bisa disebut ejakulasi wanita.
Bagaimana cara “menemukan” letak G spot ? Ada beragam pendapat mengenai cara yang dianggap terbaik untuk itu, akan saya sebutkan semua yang saya temukan. Salah satunya, eksplorasi, baik oleh si wanita maupun yang dilakukan pasangannya. Gunakan jari (biasanya dua) untuk menjelajah dinding depan vagina, di antara sisi bawah tulang pubis dan leher rahim. Kadang perlu sedikit tekanan. Cara lain bisa dengan penetrasi (ketika sanggama) dari belakang atau wanita berada pada posisi di atas. Ada yang mengatakan penis yang pendek dan kecil sesungguhnya lebih efektif menyentuh G spot karena faktor lokasinya (nah, para pria, masih berniat menambah ukuran alat kelamin Anda ?).
Apa tandanya kalau G spot telah ditemukan ? Ada sensasi awal yang bisa berupa rasa sedikit tidak nyaman, seolah ingin kencing, atau malah rasa enak (setiap wanita bisa bervariasi). Setelah distimulasi semenit atau lebih, sensasi biasanya lebih menyenangkan dan area tersebut membesar. Jika stimulasi dilanjutkan, dapat terjadi orgasme yang intens.
Kemudian dan terakhir nih ya, ada pula G spot pria, yang tak lain adalah kelenjar prostat. Ketika prostat yang letaknya sedikit ke dalam rektum distimulasi dengan memasukkan jari ke rektum dan agak ditekan ke depan-bawah, beberapa pria dapat mengalami sensasi erotis yang berujung pada orgasme.
Pria Sehat=Sperma Sehat
Hampir semua manusia berkeinginan untuk memiliki keturunan dari pasangannya, tapi tidak setiap pasangan beruntung memperoleh anugerah tersebut. Fertilitas kerap menjadi faktor penting dalam mencari pasangan dan membubarkan hubungan dengan pasangan. Tentu saja masalah kesuburan ini bukan hanya tanggung jawab kaum wanita, kaum pria pun ikut berperan di dalamnya. Secara umum, kesuburan seorang pria dapat dilihat dari kualitas sperma yang dihasilkannya. Untuk dapat memproduksi sperma yang berkualitas, seorang pria tentu mesti memiliki tubuh yang sehat dan dengan menjaga kesehatan reproduksi otomatis kesehatan tubuh keseluruhan juga terjaga. Berikut ini ada beberapa tips untuk menjaga kesehatan reproduksi dan tubuh Anda.
- Jaga kondisi jantung. Menurut Harry Fisch, ahli dari Columbia, apa yang buruk untuk jantungmu, jelek juga bagi penismu. Lebih lanjut dijelaskan bahwa ereksi tergantung pada aliran darah dari jantung melalui pembuluh arteri. Nah, ketika aliran darah tersebut berkurang atau ada sumbatan, disfungsi ereksi dapat terjadi. Lakukan pemeriksaan fisik tahunan termasuk cek kondisi jantung dan kolesterol jika Anda sudah berusia 30 tahun atau lebih.
- Tetap aktif. Kalau Anda ingin punya anak ketika Anda sudah berumur 30,40, atau bahkan 50-an tahun, Anda perlu aktif berkegiatan dan berolah raga karena itu akan meningkatkan kadar hormon testosteron Anda.
- Perhatikan berat badan. Ukuran perut dan pinggang yang besar sering menjadi pertanda penyakit jantung. Perut dan pinggang yang besar juga menimbulkan panas yang bisa sampai ke testis, menurunkan testosteron pada sperma. Makanlah menu yang seimbang, rendah lemak dan kalori.
- Konsumsi antioksidan. Minumlah vitamin C atau E karena dapat membantu memerangi radikal bebas yang berperan dalam kerusakan DNA pada sperma. Tapi tentu jangan berlebihan.
- Jangan merokok, minum alkohol berlebihan atau menyalahgunakan obat. Perilaku demikian meningkatkan kerusakan DNA pada sperma dan membahayakan jantung dan organ tubuh lainnya.
- Hindari mandi air panas dan jacuzzi. Itu dapat menurunkan jumlah sperma selama tiga sampai enam bulan.
- Hindari memangku laptop. Itu dapat meningkatkan temperatur skrotum, kurang baik untuk produksi sperma. Memakai celana dalam yang ketat dan berbagai perilaku lain yang intinya meningkatkan temperatur skrotum juga perlu dihindari.
- Berkonsultasilah ke urologis. Ini perlu jika Anda berumur 40 tahun ke atas, pernah terpapar bahan beracun atau sudah setahun menikah tapi belum punya anak.
- Minta varicoceles (pembuluh darah yang membesar atau rusak di testis atau vas deferens) dibuang. Varicoceles bisa muncul sejak remaja dan hampir 40% pria mandul memilikinya. Varicoceles dapat menahan aliran darah di skrotum sehingga merusak sperma dan pria jadi mandul.
Sumber:
Psychology Today Magazine, Sep/Okt 2007
- Jaga kondisi jantung. Menurut Harry Fisch, ahli dari Columbia, apa yang buruk untuk jantungmu, jelek juga bagi penismu. Lebih lanjut dijelaskan bahwa ereksi tergantung pada aliran darah dari jantung melalui pembuluh arteri. Nah, ketika aliran darah tersebut berkurang atau ada sumbatan, disfungsi ereksi dapat terjadi. Lakukan pemeriksaan fisik tahunan termasuk cek kondisi jantung dan kolesterol jika Anda sudah berusia 30 tahun atau lebih.
- Tetap aktif. Kalau Anda ingin punya anak ketika Anda sudah berumur 30,40, atau bahkan 50-an tahun, Anda perlu aktif berkegiatan dan berolah raga karena itu akan meningkatkan kadar hormon testosteron Anda.
- Perhatikan berat badan. Ukuran perut dan pinggang yang besar sering menjadi pertanda penyakit jantung. Perut dan pinggang yang besar juga menimbulkan panas yang bisa sampai ke testis, menurunkan testosteron pada sperma. Makanlah menu yang seimbang, rendah lemak dan kalori.
- Konsumsi antioksidan. Minumlah vitamin C atau E karena dapat membantu memerangi radikal bebas yang berperan dalam kerusakan DNA pada sperma. Tapi tentu jangan berlebihan.
- Jangan merokok, minum alkohol berlebihan atau menyalahgunakan obat. Perilaku demikian meningkatkan kerusakan DNA pada sperma dan membahayakan jantung dan organ tubuh lainnya.
- Hindari mandi air panas dan jacuzzi. Itu dapat menurunkan jumlah sperma selama tiga sampai enam bulan.
- Hindari memangku laptop. Itu dapat meningkatkan temperatur skrotum, kurang baik untuk produksi sperma. Memakai celana dalam yang ketat dan berbagai perilaku lain yang intinya meningkatkan temperatur skrotum juga perlu dihindari.
- Berkonsultasilah ke urologis. Ini perlu jika Anda berumur 40 tahun ke atas, pernah terpapar bahan beracun atau sudah setahun menikah tapi belum punya anak.
- Minta varicoceles (pembuluh darah yang membesar atau rusak di testis atau vas deferens) dibuang. Varicoceles bisa muncul sejak remaja dan hampir 40% pria mandul memilikinya. Varicoceles dapat menahan aliran darah di skrotum sehingga merusak sperma dan pria jadi mandul.
Sumber:
Psychology Today Magazine, Sep/Okt 2007
Pria, Waspadai Kesehatan Reproduksi Anda
awang putih, purwaceng, pasak bumi, dan Ginkgo biloba berkhasiat mengatasi disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi (DE), impotensi, dan kanker prostat. Istilah-istilah itu akrab dengan urusan kesehatan reproduksi pria. Jika tidak mewaspadai penyebabnya, kaum Adam bakal repot menghadapinya. Selain faktor psikis, penyebab masalah tersebut juga berkaitan dengan berbagai penyakit. Di antaranya diabetes mellitus (DM), gangguan ginjal atau gagal ginjal, jantung, dan infeksi menular seksual (IMS). Pada jaringan reproduksi pria organ yang paling sering bermasalah adalah pada kelenjar prostat. Prostat adalah salah satu kelenjar saluran reproduksi pria yang terletak di antara kantong kemih dan saluran kemih keluar (uretra) dan mengelilingi saluran uretra. Fungsi prostat adalah memproduksi cairan yang ikut bercampur pada air mani. Gangguan prostat bahkan bisa menyebabkan kematian bagi penderitanya.
Penyakit-penyakit pada prostat antara lain radang prostat (prostatitis), pembesaran prostat jinak (BPH), dan kanker prostat. Radang prostat bisa menimpa pria dewasa muda (30-45 tahun). Gejalanya berupa rasa tak enak pada perut bagian bawah atau selangkangan. Penyebabnya kuman, makanan, hingga ke unsur psikologis (pikiran). Radang ini bisa menahun. Menurut Prof DR Dr Doddy M Soebadi SpB SpU-K dari Bagian Urologi RSU Dr Soetomo Surabaya, mulai usia 35 tahun prostat secara perlahan-lahan akan bertambah besar (BPH). Ketika usai pria semakin tua prostat dapat berubah menjadi keganasan, seperti karsinoma prostat (ca-prostat). ''Semua keluhan yang berasal dari prostat biasanya disebut sebagai keluhan saluran kemih bagian bawah, yang dahulu dikenal sebagai prostatisme. BPH terjadi seperti halnya rambut menjadi putih,'' jelas Doddy.
Disfungsi ereksi
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), seperti yang dikemukakan oleh 1st International Consultation on ED pada 1999 di Paris, yamh dimaksud disfungsi ereksi (DE) adalah ketidakmampuan seorang pria, baik secara konsisten atau berulang, untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk bisa melakukan hubungan intim yang memuaskan. Kira-kira 52 persen pria berusia 40-70 tahun menderita DE, mulai dari ringan hingga berat. Begitu laporan Massachusets Male Aging Study (MMAS).
Sementara menurut Dr Hady Syarif dari Bayer HealthCare, kasus DE sebenarnya sangat banyak terjadi. Kembali terungkap dari data MMAS, 152 juta pria di dunia diperkirakan menderita gangguan keperkasaannya (impotensi). Angka itu diperkirakan akan membengkak pada 2025 menjadi 322 juta penderita impotensi. Sebanyak 100 juta di antaranya pria di Asia. Meskipun penderita DE banyak sekali, para ahli kesehatan memperkirakan hanya 15-20 persen pria penderita DE tersebut yang bersedia berobat. Dengan meningkatnya jumlah penderita diabetes tiap tahun, terutama di negara berkembang, jumlah penderita DE pun akan bertambah. Karena itu, pola hidup sehat sangat dianjurkan sebagai usaha pencegahan DE.
Pengobatan
Banyak obat-obatan yang diyakini masyarakat dapat mengatasi DE. Mulai dari yang dijual bebas maupun melalui pasar gelap. Ramu-ramuan tradisional merupakan salah satu yang diyakini oleh masyarakat dapat dipakai sebagai obatnya. Tentu saja ramuan dan cara tradisional juga memerlukan pengujian klinis agar aman digunakan. Namun, secara medis dunia kedokteran hanya mengenal empat lini pengobatan DE.
Yakni, dengan terapi oral, terapi intra-uretral, terapi injeksi intra-kavernosa, dan pemasangan protesa penis. Semua terapi itu harus mendapatkan pengawasan khusus dari dokter. Beberapa tahun terakhir ini di negara-negara barat ada obat yang populer digunakan. Obat oral berbahan aktif bahan kimia sintetis sildenafil sitrat ini banyak dipakai untuk mengatasi gangguan DE di seluruh dunia. Daya kerjanya langsung ke syaraf-syaraf di sekitar organ genital pria. Karena itu, beberapa saat setelah mengkonsumsi obat yang berfungsi sebagai erektogenik ini, penderita DE akan langsung merasakan hasilnya. Sayang, ada beberapa efek samping yang dilaporkan. Antara lain, sakit kepala, kulit kemerahan, gangguan penglihatan, hidung buntu, dan sakit otot.
Afrodisiaka
Sementara itu, masyarakat telah lama menggunakan beberapa tanaman untuk meningkatkan fungsi seksual. Tanaman itu memiliki efikasi (keampuhan) sebagai obat pada fitofarmaka. Kini efikasi beberapa tanaman itu telah diteliti oleh beberapa dokter di Indonesia. Mereka adalah Prof Dr dr Wimpie Pangkahila Sp And FAACS pakar andrologi dari Universitas Udayana Denpasar dan Prof Dr dr Arif dimoelja Sp And MSc, pakar andrologi dari FKU Universitas Hangtuah/RS pendidikan Angkatan Laut Surabaya. Menurut Prof Wimpie, cara kerja tanaman obat pada perbaikan fungsi ereksi berbeda dari obat kimia.
Tanaman obat bekerja memperbaiki imunitas tubuh, dan membangkitkan rangsang pada sistem syaraf pusat yang juga memperbaiki sirkulasi darah, lalu akan membangkitkan kesegaran tubuh dan mendorong gairah seksual, serta akhirnya fungsi ereksi membaik. Prof Arif menemukan beberapa tanaman obat yang memiliki fungsi afrodisiaka atau pembangkit gairah erotis (obat erogenik atau sex arousal agent. Di antaranya bawang putih digolongkan sebagai afrodisiaka karena sifatnya yang menurunkan kadar kolesterol dalam darah sehingga secara tidak langsung dapat melenturkan pembuluh darah dan memperbaiki kelenturan pembuluh darah. Dengan begitu akan terjadi perbaikan lenturan pembuluh darah fungsi vaskuler, baik di otak, jantung, dan dalam organ genital pria. Salah satu tanaman yang memiliki khasiat mengatasi DE, ungkap Prof Arif, adalah Pimpinella pruacen, tanaman obat yang banyak tumbuh di pegunungan Dieng Jateng. Masyarakat Jawa lazim menyebutnya purwaceng. Senyawa aktif yang terkandung dalam tanaman ini memberikan efek memberi rasa hangat pada tubuh serta meningkatkan emosi.
Berikutnya adalah tanaman pasak bumi (Eurycoma longifolia). Tanaman ini banyak ditemukan di Kalimantan, Sumatera, dan Malaysia. Pasak bumi juga bersifat afrodisiaka karena bahan aktif eurycomanol yang dikandungnya. Ada pula Ginkgo biloba, tanaman yang banyak dijumpai di Amerika dan mengandung bahan aktif 9-6ginkgobiloba flavanoid glycoside. Tumbuhan ini bermanfaat memperbaiki peredaran darah perifer maupun peredaran darah otak yang akan menciptakan rangsang erotik lebih bai. Ini akan membangkitkan libido melalui susunan syaraf pusat dan otonom sehingga memroduksi penghantar syaraf (neurotransmitter) nitrit oksida (NO). NO merupakan syarat utama untuk terjadinya relaksasi otot polos dalam korpus kavernosum yang diperlukan untuk membangkitkan ereksi.
Agar Tidak Disfungsi Ereksi
Penderita diabetes mellitus (DM) berisiko 2-5 kali lebih rentan menderita disfungsi ereksi (DE) atau impotensi dibandingkan pria yang sehat. Pria penderita penyakit ini cenderung mengalami DE 10-15 tahun lebih cepat dibandingkan mereka yang tidak menderita diabetes. Sebanyak 95 persen pria penderita diabetes akan mengalami impotensi pada usia 70 tahun. Menurut Prof Dr dr Slamet Suyono SpPD-KEMD, dari sub bagian Endokrinologi RSCM Jakarta, banyak orang, terutama pria, tidak menyadari terkena penyakit DM. Disfungsi ereksi bisa menjadi gejala awal dari diabetes. Dan, ternyata sekitar 30 persen pria penderita DE juga mengidap penyakit diabetes.
Di Indonesia jumlah penderita DM terus meningkat dari tahun ke tahun hingga diperkirakan mencapai tujuh juta pasien pada tahun 2020 atau 1,5 persen sampai dua persen dari masyarakat. DM perlu diwaspadai karena bisa menyerang kepada semua golongan usia, semua tingkat sosial ekonomi, dan lelaki maupun perempuan, dan bukan hanya faktor genetik. Namun, masyarakat di kota besar kemungkinan terkena DM lebih besar daripada di pedesaan. Ini akibat gaya hidup modern seperti kurang gerak atau berolahraga, banyak mengonsumsi makanan berkolestrol dan berkadar lemak tinggi. Akibatnya, tubuh jadi mudah gemuk dan rentan menderita diabetes. Dalam kondisi yang kronis (berlangsung lama), keadaan DM menimbulkan berbagai komplikasi. Yang sering terjadi adalah komplikasi pada pembuluh darah. Komplikasi ini disebut angiopati diabetik, yang menimbulkan penyempitan lumen (rongga) pembuluh darah.
Angiopati pembuluh darah yang berakibat penyempitan rongga pembuluh darah akan menyebabkan terganggunya nutrisi oleh pembuluh darah yang bersangkutan. Pengurangan nutrisi pada saraf akan menyebabkan gangguan saraf yang disebut neuropati. Pada penderita DM yang sudah mengalami komplikasi neuropati, tingkat perangsangannya tidak cukup signifikan untuk menghasilkan perubahan. Akibatnya, pengisian pembuluh darah pada jaringan penis yang erektil tidak mencukupi untuk menghasilkan ketegangan (ereksi) penis yang cukup untuk melakukan aktivitas seksual. Disamping itu, penderita diabetes juga mengalami gangguan pembuluh darah atau angiopati yang akan mengganggu aliran darah ke penis. Itulah, mengapa penyakit diabetes menyebabkan disfungsi ereksi.
Sumber : Republika Online - Selasa, 27 Juli 2004
Penyakit-penyakit pada prostat antara lain radang prostat (prostatitis), pembesaran prostat jinak (BPH), dan kanker prostat. Radang prostat bisa menimpa pria dewasa muda (30-45 tahun). Gejalanya berupa rasa tak enak pada perut bagian bawah atau selangkangan. Penyebabnya kuman, makanan, hingga ke unsur psikologis (pikiran). Radang ini bisa menahun. Menurut Prof DR Dr Doddy M Soebadi SpB SpU-K dari Bagian Urologi RSU Dr Soetomo Surabaya, mulai usia 35 tahun prostat secara perlahan-lahan akan bertambah besar (BPH). Ketika usai pria semakin tua prostat dapat berubah menjadi keganasan, seperti karsinoma prostat (ca-prostat). ''Semua keluhan yang berasal dari prostat biasanya disebut sebagai keluhan saluran kemih bagian bawah, yang dahulu dikenal sebagai prostatisme. BPH terjadi seperti halnya rambut menjadi putih,'' jelas Doddy.
Disfungsi ereksi
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), seperti yang dikemukakan oleh 1st International Consultation on ED pada 1999 di Paris, yamh dimaksud disfungsi ereksi (DE) adalah ketidakmampuan seorang pria, baik secara konsisten atau berulang, untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk bisa melakukan hubungan intim yang memuaskan. Kira-kira 52 persen pria berusia 40-70 tahun menderita DE, mulai dari ringan hingga berat. Begitu laporan Massachusets Male Aging Study (MMAS).
Sementara menurut Dr Hady Syarif dari Bayer HealthCare, kasus DE sebenarnya sangat banyak terjadi. Kembali terungkap dari data MMAS, 152 juta pria di dunia diperkirakan menderita gangguan keperkasaannya (impotensi). Angka itu diperkirakan akan membengkak pada 2025 menjadi 322 juta penderita impotensi. Sebanyak 100 juta di antaranya pria di Asia. Meskipun penderita DE banyak sekali, para ahli kesehatan memperkirakan hanya 15-20 persen pria penderita DE tersebut yang bersedia berobat. Dengan meningkatnya jumlah penderita diabetes tiap tahun, terutama di negara berkembang, jumlah penderita DE pun akan bertambah. Karena itu, pola hidup sehat sangat dianjurkan sebagai usaha pencegahan DE.
Pengobatan
Banyak obat-obatan yang diyakini masyarakat dapat mengatasi DE. Mulai dari yang dijual bebas maupun melalui pasar gelap. Ramu-ramuan tradisional merupakan salah satu yang diyakini oleh masyarakat dapat dipakai sebagai obatnya. Tentu saja ramuan dan cara tradisional juga memerlukan pengujian klinis agar aman digunakan. Namun, secara medis dunia kedokteran hanya mengenal empat lini pengobatan DE.
Yakni, dengan terapi oral, terapi intra-uretral, terapi injeksi intra-kavernosa, dan pemasangan protesa penis. Semua terapi itu harus mendapatkan pengawasan khusus dari dokter. Beberapa tahun terakhir ini di negara-negara barat ada obat yang populer digunakan. Obat oral berbahan aktif bahan kimia sintetis sildenafil sitrat ini banyak dipakai untuk mengatasi gangguan DE di seluruh dunia. Daya kerjanya langsung ke syaraf-syaraf di sekitar organ genital pria. Karena itu, beberapa saat setelah mengkonsumsi obat yang berfungsi sebagai erektogenik ini, penderita DE akan langsung merasakan hasilnya. Sayang, ada beberapa efek samping yang dilaporkan. Antara lain, sakit kepala, kulit kemerahan, gangguan penglihatan, hidung buntu, dan sakit otot.
Afrodisiaka
Sementara itu, masyarakat telah lama menggunakan beberapa tanaman untuk meningkatkan fungsi seksual. Tanaman itu memiliki efikasi (keampuhan) sebagai obat pada fitofarmaka. Kini efikasi beberapa tanaman itu telah diteliti oleh beberapa dokter di Indonesia. Mereka adalah Prof Dr dr Wimpie Pangkahila Sp And FAACS pakar andrologi dari Universitas Udayana Denpasar dan Prof Dr dr Arif dimoelja Sp And MSc, pakar andrologi dari FKU Universitas Hangtuah/RS pendidikan Angkatan Laut Surabaya. Menurut Prof Wimpie, cara kerja tanaman obat pada perbaikan fungsi ereksi berbeda dari obat kimia.
Tanaman obat bekerja memperbaiki imunitas tubuh, dan membangkitkan rangsang pada sistem syaraf pusat yang juga memperbaiki sirkulasi darah, lalu akan membangkitkan kesegaran tubuh dan mendorong gairah seksual, serta akhirnya fungsi ereksi membaik. Prof Arif menemukan beberapa tanaman obat yang memiliki fungsi afrodisiaka atau pembangkit gairah erotis (obat erogenik atau sex arousal agent. Di antaranya bawang putih digolongkan sebagai afrodisiaka karena sifatnya yang menurunkan kadar kolesterol dalam darah sehingga secara tidak langsung dapat melenturkan pembuluh darah dan memperbaiki kelenturan pembuluh darah. Dengan begitu akan terjadi perbaikan lenturan pembuluh darah fungsi vaskuler, baik di otak, jantung, dan dalam organ genital pria. Salah satu tanaman yang memiliki khasiat mengatasi DE, ungkap Prof Arif, adalah Pimpinella pruacen, tanaman obat yang banyak tumbuh di pegunungan Dieng Jateng. Masyarakat Jawa lazim menyebutnya purwaceng. Senyawa aktif yang terkandung dalam tanaman ini memberikan efek memberi rasa hangat pada tubuh serta meningkatkan emosi.
Berikutnya adalah tanaman pasak bumi (Eurycoma longifolia). Tanaman ini banyak ditemukan di Kalimantan, Sumatera, dan Malaysia. Pasak bumi juga bersifat afrodisiaka karena bahan aktif eurycomanol yang dikandungnya. Ada pula Ginkgo biloba, tanaman yang banyak dijumpai di Amerika dan mengandung bahan aktif 9-6ginkgobiloba flavanoid glycoside. Tumbuhan ini bermanfaat memperbaiki peredaran darah perifer maupun peredaran darah otak yang akan menciptakan rangsang erotik lebih bai. Ini akan membangkitkan libido melalui susunan syaraf pusat dan otonom sehingga memroduksi penghantar syaraf (neurotransmitter) nitrit oksida (NO). NO merupakan syarat utama untuk terjadinya relaksasi otot polos dalam korpus kavernosum yang diperlukan untuk membangkitkan ereksi.
Agar Tidak Disfungsi Ereksi
Penderita diabetes mellitus (DM) berisiko 2-5 kali lebih rentan menderita disfungsi ereksi (DE) atau impotensi dibandingkan pria yang sehat. Pria penderita penyakit ini cenderung mengalami DE 10-15 tahun lebih cepat dibandingkan mereka yang tidak menderita diabetes. Sebanyak 95 persen pria penderita diabetes akan mengalami impotensi pada usia 70 tahun. Menurut Prof Dr dr Slamet Suyono SpPD-KEMD, dari sub bagian Endokrinologi RSCM Jakarta, banyak orang, terutama pria, tidak menyadari terkena penyakit DM. Disfungsi ereksi bisa menjadi gejala awal dari diabetes. Dan, ternyata sekitar 30 persen pria penderita DE juga mengidap penyakit diabetes.
Di Indonesia jumlah penderita DM terus meningkat dari tahun ke tahun hingga diperkirakan mencapai tujuh juta pasien pada tahun 2020 atau 1,5 persen sampai dua persen dari masyarakat. DM perlu diwaspadai karena bisa menyerang kepada semua golongan usia, semua tingkat sosial ekonomi, dan lelaki maupun perempuan, dan bukan hanya faktor genetik. Namun, masyarakat di kota besar kemungkinan terkena DM lebih besar daripada di pedesaan. Ini akibat gaya hidup modern seperti kurang gerak atau berolahraga, banyak mengonsumsi makanan berkolestrol dan berkadar lemak tinggi. Akibatnya, tubuh jadi mudah gemuk dan rentan menderita diabetes. Dalam kondisi yang kronis (berlangsung lama), keadaan DM menimbulkan berbagai komplikasi. Yang sering terjadi adalah komplikasi pada pembuluh darah. Komplikasi ini disebut angiopati diabetik, yang menimbulkan penyempitan lumen (rongga) pembuluh darah.
Angiopati pembuluh darah yang berakibat penyempitan rongga pembuluh darah akan menyebabkan terganggunya nutrisi oleh pembuluh darah yang bersangkutan. Pengurangan nutrisi pada saraf akan menyebabkan gangguan saraf yang disebut neuropati. Pada penderita DM yang sudah mengalami komplikasi neuropati, tingkat perangsangannya tidak cukup signifikan untuk menghasilkan perubahan. Akibatnya, pengisian pembuluh darah pada jaringan penis yang erektil tidak mencukupi untuk menghasilkan ketegangan (ereksi) penis yang cukup untuk melakukan aktivitas seksual. Disamping itu, penderita diabetes juga mengalami gangguan pembuluh darah atau angiopati yang akan mengganggu aliran darah ke penis. Itulah, mengapa penyakit diabetes menyebabkan disfungsi ereksi.
Sumber : Republika Online - Selasa, 27 Juli 2004
Kecanduan Cinta
Istilah kecanduan cinta mungkin bukan istilah yang umum terdengar. Istilah yang sudah umum beredar seperti kecanduan minum, alkohol, narkoba, rokok, kerja, dan lain sebagainya. Meski pun “barang” nya cinta, bukan berarti aman-aman saja bagi pecandunya dan tidak membawa dampak apapun juga. Justru, dampak dari kecanduan cinta ini sama buruknya untuk kesehatan jiwa seseorang. Buktinya, sudah banyak kasus bunuh diri atau pembunuhan yang terjadi akibat kecanduan cinta meski korban maupun pelaku sama-sama tidak menyadarinya...Nah, artikel di bawah ini akan mengulas sekelumit hal-hal yang berkaitan dengan kecanduan cinta.
Kecanduan Psikologis
Di dalam masyarakat sudah banyak sekali kesalahan dalam mempersepsi atau mengartikan cinta sejati dengan cinta yang bersifat candu. Berbagai film, sinetron, atau pun lagu-lagu turut andil dalam menyaru-kan kondisi kecanduan cinta dengan cinta sejati. Akibatnya, banyak orang terjebak dalam pengertian yang keliru antara kecanduan cinta dengan cinta sejati. Contoh ekstrimnya, ada orang yang bunuh diri karena ditinggal pergi kekasih – dan orang menilai bahwa cerita ini mencerminkan kisah cinta sejati.
Tanda-tanda
Pada umumnya individu yang mengalami kecanduan cinta menunjukkan tanda-tanda:
* Adanya pikiran obsesif, misalnya terus-menerus curiga akan kesetiaan pasangan, terus- menerus takut ditinggalkan pasangan sehingga selalu ikut ke mana pun perginya sang kekasih/pasangan.
* Selalu menuntut perhatian dari waktu ke waktu, tanpa ada toleransi dan pengertian
* Manipulatif, berbuat sesuatu agar pasangan mengikuti kehendaknya/memenuhi kebutuhannya, misalnya : mengancam akan memutuskan hubungan jika mementingkan hobi-nya
* Selalu bergantung pada pasangan dalam segala hal, apapun juga, mulai dari minta pendapat, mengambil keputusan sampai dengan memilih warna pakaian
* Menuntut waktu, perhatian, pengabdian dan pelayanan total sang kekasih/pasangan. Jadi, pasangan tidak bisa menekuni hobi-nya, jalan-jalan dengan teman-teman kelompoknya, atau bahkan memberikan sebagian waktunya untuk orang tua/keluarga.
* Menggunakan sex sebagai alat untuk mengendalikan pasangan
* Menganggap sex adalah cinta dan sarana untuk mengekspresikan cinta
* Tidak bisa memutuskan hubungan, meski merasa amat tertekan karena “berharap” pada janji-janji surga pasangan
* Kehilangan salah satu hal terpenting dalam hidup, misalnya pekerjaan atau /keluarga inti demi mempertahankan hubungan
Jadi, tidak ada istilah “puas” dalam setiap hubungan yang terjalin antara orang yang kecanduan cinta dengan pasangannya; ibaratnya seperti mengisi gelas bocor yang tidak pernah bisa penuh jika diisi, karena begitu airnya dituang lantas langsung keluar lagi dan airnya tidak pernah luber. Demikian juga orang kecanduan cinta, mereka tidak pernah mampu membagikan cinta secara tulus pada orang lain karena selalu merasa kecanduan cinta. Oleh sebab itu, banyak di antara mereka yang sering berganti pasangan karena merasa harapan mereka tidak dapat dipenuhi sang kekasih. Padahal, meski puluhan kali mereka berganti pasangan, individu yang kecanduan cinta akan sulit membangun hubungan yang stabil dan abadi. Sayangnya, banyak dari mereka yang tidak sadar, bahwa sumber masalah justru ada pada diri sendiri – mereka lebih sering menyalahkan mantan-mantan kekasihnya/pasangannya.
Penyebab
Sebenarnya, kecanduan cinta itu adalah kecanduan yang bersifat psikologis karena tidak terpenuhinya kebutuhan psikologis (seperti kasih sayang, perhatian, kehangatan dan penerimaan seutuhnya) di masa kecil. Menurut Erik Erikson - seorang pakar perkembangan psikososial, orang yang pada masa batita-nya tidak mengalami hubungan kelekatan emosional yang stabil, positif dan hangat dengan lingkungannya (baca : orang tua dan keluarga), akan sulit mempercayai orang lain – bahkan sulit mempercayai dirinya sendiri. Selain itu, trauma psikologis yang pernah dialami seperti penyiksaan emosional dan fisik pada usia dini, atau menyaksikan sikap dan tindakan salah satu orang tua yang agresif dan kasar terhadap pasangan, dapat menghambat proses kematangan identitas kepribadian dan kestabilan emosinya. Pemandangan dan pengalaman tersebut kelak berpotensi mempengaruhi pola interaksinya dengan orang lain.
Keterbatasan respon/perhatian dari lingkungan pada waktu itu, dipersepsi olehnya sebagai suatu bentuk penolakan; dan penolakan itu (menurut pemahaman seorang anak) disebabkan kekurangan dirinya. Nah, pada banyak orang, masalah ini rupanya tidak terselesaikan dan akibatnya, sepanjang hidup ia berjuang untuk mengendalikan lingkungan atau orang-orang terdekat supaya selalu memperhatikannya. Orang demikian berusaha membuat dirinya diterima dan dimiliki oleh orang lain – meski harus “mengorbankan” diri. Orang ini begitu cemas dan takut jika kehilangan orang yang selama ini memilikinya; karena perasaan “dimiliki” ini identik dengan harga dirinya – dan sebaliknya ia akan kehilangan harga diri jika kehilangan pemilik.
Dampak
Akibat kecanduan cinta bisa dirasakan secara langsung oleh yang bersangkutan, karena orang itu tidak dapat menikmati hubungan yang terjalin karena pikiran dan perasaannya selalu diliputi ketakutan dan kecanduan cinta. Dan tidak jarang ketakutan tersebut makin tidak rasional dan melahirkan tindakan yang tidak rasional pula, misalnya tidak memperbolehkan pasangannya pergi kerja karena takut direbut orang.
Bagi Individu Bersangkutan
Akibat jangka menengah dan jangka panjang adalah individu yang bersangkutan akan berada dalam kondisi emosi yang labil dan menjadi terlalu sensitif. Individu tersebut mudah curiga pada teman, sahabat, kegiatan, pekerjaan, bahkan keluarga pasangannya. Selain itu ia menjadi mudah marah, cepat tersinggung dan bagi sebagian orang bahkan ada yang bertindak agresif dan kasar demi mengendalikan keinginan dan kehidupan pasangannya. Pasangannya tidak diijinkan untuk punya agenda tersendiri; pokoknya harus mengikuti keinginannya dan 100% memperhatikannya. Individu tersebut juga mudah merasa lemah, lelah dan lemas. Pasalnya, seluruh energinya sudah dipergunakan untuk mengantisipasi ketakutan yang tidak beralasan dan melakukan tindakan untuk menjaga pertahanannya. Nah, kehidupan demikian membuat dirinya menjadi manusia tidak produktif. Sehari-hari yang dipikirkan dan diusahkan hanyalah bagaimana supaya “miliknya terjaga”.
Bagi Pasangan
Banyak orang yang tidak sadar kalau dirinya terlibat dalam pola hubungan yang addictive sampai akhirnya ia merasa stress, tertekan namun tidak berani/takut/tidak berdaya untuk memutuskan hubungan yang sudah berjalan beberapa waktu. Bagi sebagian orang yang cukup sadar dan mempunyai kekuatan pribadi, ia akan berani mengambil sikap tegas dalam menentukan arahnya sendiri. Namun, banyak pula orang yang “memilih” untuk tetap dalam lingkaran demand-supply tersebut karena ternyata dirinya sendiri juga mengalami masalah dan kebutuhan yang sama. Jika demikian halnya, maka hubungan yang ada bukannya mengembangkan dan mendewasakan kedua belah pihak, namun malah semakin memperkuat kecanduan cinta antar keduanya. Situasi ini lah yang sering dikaburkan dengan hubungan yang romantis dan cinta buta.
Penanggulangan
Menurut para ahli psikologi dan kesehatan mental, salah satu syarat utama untuk dapat menjalin hubungan yang sehat dan sekaligus menjalani kehidupan yang produktif adalah mempunyai kesehatan mental yang sehat dan identitas diri yang solid. Kondisi positif demikian akan menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat sehingga orang tersebut tidak membutuhkan dukungan dan pengakuan orang lain untuk memperkuat sense of self-nya. Jadi, untuk mengembalikan seseorang pada bentuk hubungan yang sehat, langkah awal yang diperlukan adalah memperkuat pribadinya terlebih dahulu. Dengan meningkatkan sumber kekuatan psikologis secara internal, akan mengurangi ketergantungannya pada kekuatan eksternal. Orang itu harus merasa aman dan percaya dengan dirinya sendiri untuk bisa merasa aman dalam setiap jalinan hubungan dengan orang lain. Ada kalanya, orang-orang yang kecanduan cinta demikian membutuhkan bantuan para profesional untuk membimbing dan mengarahkan mereka membangun pribadi yang positif.
Kecanduan Psikologis
Di dalam masyarakat sudah banyak sekali kesalahan dalam mempersepsi atau mengartikan cinta sejati dengan cinta yang bersifat candu. Berbagai film, sinetron, atau pun lagu-lagu turut andil dalam menyaru-kan kondisi kecanduan cinta dengan cinta sejati. Akibatnya, banyak orang terjebak dalam pengertian yang keliru antara kecanduan cinta dengan cinta sejati. Contoh ekstrimnya, ada orang yang bunuh diri karena ditinggal pergi kekasih – dan orang menilai bahwa cerita ini mencerminkan kisah cinta sejati.
Tanda-tanda
Pada umumnya individu yang mengalami kecanduan cinta menunjukkan tanda-tanda:
* Adanya pikiran obsesif, misalnya terus-menerus curiga akan kesetiaan pasangan, terus- menerus takut ditinggalkan pasangan sehingga selalu ikut ke mana pun perginya sang kekasih/pasangan.
* Selalu menuntut perhatian dari waktu ke waktu, tanpa ada toleransi dan pengertian
* Manipulatif, berbuat sesuatu agar pasangan mengikuti kehendaknya/memenuhi kebutuhannya, misalnya : mengancam akan memutuskan hubungan jika mementingkan hobi-nya
* Selalu bergantung pada pasangan dalam segala hal, apapun juga, mulai dari minta pendapat, mengambil keputusan sampai dengan memilih warna pakaian
* Menuntut waktu, perhatian, pengabdian dan pelayanan total sang kekasih/pasangan. Jadi, pasangan tidak bisa menekuni hobi-nya, jalan-jalan dengan teman-teman kelompoknya, atau bahkan memberikan sebagian waktunya untuk orang tua/keluarga.
* Menggunakan sex sebagai alat untuk mengendalikan pasangan
* Menganggap sex adalah cinta dan sarana untuk mengekspresikan cinta
* Tidak bisa memutuskan hubungan, meski merasa amat tertekan karena “berharap” pada janji-janji surga pasangan
* Kehilangan salah satu hal terpenting dalam hidup, misalnya pekerjaan atau /keluarga inti demi mempertahankan hubungan
Jadi, tidak ada istilah “puas” dalam setiap hubungan yang terjalin antara orang yang kecanduan cinta dengan pasangannya; ibaratnya seperti mengisi gelas bocor yang tidak pernah bisa penuh jika diisi, karena begitu airnya dituang lantas langsung keluar lagi dan airnya tidak pernah luber. Demikian juga orang kecanduan cinta, mereka tidak pernah mampu membagikan cinta secara tulus pada orang lain karena selalu merasa kecanduan cinta. Oleh sebab itu, banyak di antara mereka yang sering berganti pasangan karena merasa harapan mereka tidak dapat dipenuhi sang kekasih. Padahal, meski puluhan kali mereka berganti pasangan, individu yang kecanduan cinta akan sulit membangun hubungan yang stabil dan abadi. Sayangnya, banyak dari mereka yang tidak sadar, bahwa sumber masalah justru ada pada diri sendiri – mereka lebih sering menyalahkan mantan-mantan kekasihnya/pasangannya.
Penyebab
Sebenarnya, kecanduan cinta itu adalah kecanduan yang bersifat psikologis karena tidak terpenuhinya kebutuhan psikologis (seperti kasih sayang, perhatian, kehangatan dan penerimaan seutuhnya) di masa kecil. Menurut Erik Erikson - seorang pakar perkembangan psikososial, orang yang pada masa batita-nya tidak mengalami hubungan kelekatan emosional yang stabil, positif dan hangat dengan lingkungannya (baca : orang tua dan keluarga), akan sulit mempercayai orang lain – bahkan sulit mempercayai dirinya sendiri. Selain itu, trauma psikologis yang pernah dialami seperti penyiksaan emosional dan fisik pada usia dini, atau menyaksikan sikap dan tindakan salah satu orang tua yang agresif dan kasar terhadap pasangan, dapat menghambat proses kematangan identitas kepribadian dan kestabilan emosinya. Pemandangan dan pengalaman tersebut kelak berpotensi mempengaruhi pola interaksinya dengan orang lain.
Keterbatasan respon/perhatian dari lingkungan pada waktu itu, dipersepsi olehnya sebagai suatu bentuk penolakan; dan penolakan itu (menurut pemahaman seorang anak) disebabkan kekurangan dirinya. Nah, pada banyak orang, masalah ini rupanya tidak terselesaikan dan akibatnya, sepanjang hidup ia berjuang untuk mengendalikan lingkungan atau orang-orang terdekat supaya selalu memperhatikannya. Orang demikian berusaha membuat dirinya diterima dan dimiliki oleh orang lain – meski harus “mengorbankan” diri. Orang ini begitu cemas dan takut jika kehilangan orang yang selama ini memilikinya; karena perasaan “dimiliki” ini identik dengan harga dirinya – dan sebaliknya ia akan kehilangan harga diri jika kehilangan pemilik.
Dampak
Akibat kecanduan cinta bisa dirasakan secara langsung oleh yang bersangkutan, karena orang itu tidak dapat menikmati hubungan yang terjalin karena pikiran dan perasaannya selalu diliputi ketakutan dan kecanduan cinta. Dan tidak jarang ketakutan tersebut makin tidak rasional dan melahirkan tindakan yang tidak rasional pula, misalnya tidak memperbolehkan pasangannya pergi kerja karena takut direbut orang.
Bagi Individu Bersangkutan
Akibat jangka menengah dan jangka panjang adalah individu yang bersangkutan akan berada dalam kondisi emosi yang labil dan menjadi terlalu sensitif. Individu tersebut mudah curiga pada teman, sahabat, kegiatan, pekerjaan, bahkan keluarga pasangannya. Selain itu ia menjadi mudah marah, cepat tersinggung dan bagi sebagian orang bahkan ada yang bertindak agresif dan kasar demi mengendalikan keinginan dan kehidupan pasangannya. Pasangannya tidak diijinkan untuk punya agenda tersendiri; pokoknya harus mengikuti keinginannya dan 100% memperhatikannya. Individu tersebut juga mudah merasa lemah, lelah dan lemas. Pasalnya, seluruh energinya sudah dipergunakan untuk mengantisipasi ketakutan yang tidak beralasan dan melakukan tindakan untuk menjaga pertahanannya. Nah, kehidupan demikian membuat dirinya menjadi manusia tidak produktif. Sehari-hari yang dipikirkan dan diusahkan hanyalah bagaimana supaya “miliknya terjaga”.
Bagi Pasangan
Banyak orang yang tidak sadar kalau dirinya terlibat dalam pola hubungan yang addictive sampai akhirnya ia merasa stress, tertekan namun tidak berani/takut/tidak berdaya untuk memutuskan hubungan yang sudah berjalan beberapa waktu. Bagi sebagian orang yang cukup sadar dan mempunyai kekuatan pribadi, ia akan berani mengambil sikap tegas dalam menentukan arahnya sendiri. Namun, banyak pula orang yang “memilih” untuk tetap dalam lingkaran demand-supply tersebut karena ternyata dirinya sendiri juga mengalami masalah dan kebutuhan yang sama. Jika demikian halnya, maka hubungan yang ada bukannya mengembangkan dan mendewasakan kedua belah pihak, namun malah semakin memperkuat kecanduan cinta antar keduanya. Situasi ini lah yang sering dikaburkan dengan hubungan yang romantis dan cinta buta.
Penanggulangan
Menurut para ahli psikologi dan kesehatan mental, salah satu syarat utama untuk dapat menjalin hubungan yang sehat dan sekaligus menjalani kehidupan yang produktif adalah mempunyai kesehatan mental yang sehat dan identitas diri yang solid. Kondisi positif demikian akan menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat sehingga orang tersebut tidak membutuhkan dukungan dan pengakuan orang lain untuk memperkuat sense of self-nya. Jadi, untuk mengembalikan seseorang pada bentuk hubungan yang sehat, langkah awal yang diperlukan adalah memperkuat pribadinya terlebih dahulu. Dengan meningkatkan sumber kekuatan psikologis secara internal, akan mengurangi ketergantungannya pada kekuatan eksternal. Orang itu harus merasa aman dan percaya dengan dirinya sendiri untuk bisa merasa aman dalam setiap jalinan hubungan dengan orang lain. Ada kalanya, orang-orang yang kecanduan cinta demikian membutuhkan bantuan para profesional untuk membimbing dan mengarahkan mereka membangun pribadi yang positif.
Jurus Jitu Hadang Kolesterol Jahat
Kolesterol memang ada yang jahat dan baik. Bagaimana bila kolesterol " jahat" dalam tubuh Anda termasuk tinggi? Anda tentu harus waspada, karena ancaman penyakit jantung dan pembuluh darah akan mengintai.
Kadangkala Anda merasa sudah melakukan yang terbaik untuk menurunkan kolesterol, tapi tetap tidak berhasil. Mungkin ada pula di antara Anda yang sudah mencoba obat penurun kolesterol sebagai salah satu cara menurunan kolesterol yang kelewat tinggi, tapi bagaimana dengan pola makan Anda? Sudahkah Anda mengubahnya menjadi lebih sehat? Karena meskipun dengan pengobatan tapi tanpa pola makan yang benar, kolesterol bisa tetap tinggi.
Tahukah anda bahwa Anda bisa mengurangi kadar kolesterol "jahat" dalam tubuh sebanyak 10-20% hanya dengan mengubah pola makan sehingga makanan Anda menjadi rendah kolesterol.
Lalu, bagaimana Anda bisa tahu makanan yang bisa membuat kolesterol Anda turun? Nah..mari lihat tip-tip berikut ini :
1. Perbanyak konsumsi makanan yang berkolesterol rendah seperti kacang kedelai,kacang merah, tahu, tempe buah segar, gandum, sayuran, dan jus sayuran.
2. Buatlah oatmeal untuk sarapan pagi karena para ahli berpendapat bahwa oatmeal sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol Anda
3. Gantilah telur yang biasa Anda konsumsi dengan telur rendah kolesterol, telur ini bisa Anda dapatkan di supermarket atau di pasar - pasar.
4. Cobalah rubah kebiasaan Anda yang senang mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak seperti fetucini bersaus krim, makanan berkuah santan dan jeroan dengan sayuran yang ditumis dengan sedikit minyak.
5. Perbanyak variasi makanan anda dengan mengkonsumsi seledri, daun kemangi, ketumbar
6. Ganti pemakaian margarin dan minyak yang kurang sehat dengan minyak yang lebih baik untuk kolesterol anda seperti minyak kelapa.
(Kompas.com)
Kadangkala Anda merasa sudah melakukan yang terbaik untuk menurunkan kolesterol, tapi tetap tidak berhasil. Mungkin ada pula di antara Anda yang sudah mencoba obat penurun kolesterol sebagai salah satu cara menurunan kolesterol yang kelewat tinggi, tapi bagaimana dengan pola makan Anda? Sudahkah Anda mengubahnya menjadi lebih sehat? Karena meskipun dengan pengobatan tapi tanpa pola makan yang benar, kolesterol bisa tetap tinggi.
Tahukah anda bahwa Anda bisa mengurangi kadar kolesterol "jahat" dalam tubuh sebanyak 10-20% hanya dengan mengubah pola makan sehingga makanan Anda menjadi rendah kolesterol.
Lalu, bagaimana Anda bisa tahu makanan yang bisa membuat kolesterol Anda turun? Nah..mari lihat tip-tip berikut ini :
1. Perbanyak konsumsi makanan yang berkolesterol rendah seperti kacang kedelai,kacang merah, tahu, tempe buah segar, gandum, sayuran, dan jus sayuran.
2. Buatlah oatmeal untuk sarapan pagi karena para ahli berpendapat bahwa oatmeal sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol Anda
3. Gantilah telur yang biasa Anda konsumsi dengan telur rendah kolesterol, telur ini bisa Anda dapatkan di supermarket atau di pasar - pasar.
4. Cobalah rubah kebiasaan Anda yang senang mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak seperti fetucini bersaus krim, makanan berkuah santan dan jeroan dengan sayuran yang ditumis dengan sedikit minyak.
5. Perbanyak variasi makanan anda dengan mengkonsumsi seledri, daun kemangi, ketumbar
6. Ganti pemakaian margarin dan minyak yang kurang sehat dengan minyak yang lebih baik untuk kolesterol anda seperti minyak kelapa.
(Kompas.com)
Said that I love you so?
Semua orang mendambakan cinta dari orang yang disayanginya. Ketika dia bilang cinta, tidak mudah untuk mengetahui apakah kata cinta yang terucap dari bibirnya itu sebuah kujujuran nurani atau hawa nafsu. Banyak yang terjebak bujuk rayuan yang terbungkus dengan cinta palsu. Da beberapa tips mengetahui kesungguhan cintanya.
1. Biasanya cinta sejati itu tumbuh tidak serta merta satu ato dua bulan bertemu langsung mengatakan cinta. Semuanya berawal dari ketertarikan dan awalnya hanya itu.
2. Orang yang punya cinta sejati biasanya tidak mengharapkan jawaban apalagi mengejar -ngejar hanya untuk mendapatkan jawaban iya dan tidak, tapi dia akan terus menyayangi dengan tulus tanpa pamrih.
3. Kelemahan wanita adalah dia terburu-buru minta status dengan alasan hubungan tanpa status dan lain sebagainya sehingga tidak jarang dia terjebak oleh kata cinta palsu dan meninggalkan cinta sejatinya.
4. Kebenaran cinta tidak didasarkan oleh kesamaan hoby ato kesukaan, melainkan memadukan hati yang berbeda dan menemukan cinta yang dibalut pengertian tanpa syarat.
Mudah-mudahan tulisan ini bisa memberikan inspirasi buat Anda semua, tentunya saran dan bantuan kamu semua diperlukan untuk membantu teman-teman kamu yang sedang mencari cinta sejati dan ketika dia bilang cinta.
1. Biasanya cinta sejati itu tumbuh tidak serta merta satu ato dua bulan bertemu langsung mengatakan cinta. Semuanya berawal dari ketertarikan dan awalnya hanya itu.
2. Orang yang punya cinta sejati biasanya tidak mengharapkan jawaban apalagi mengejar -ngejar hanya untuk mendapatkan jawaban iya dan tidak, tapi dia akan terus menyayangi dengan tulus tanpa pamrih.
3. Kelemahan wanita adalah dia terburu-buru minta status dengan alasan hubungan tanpa status dan lain sebagainya sehingga tidak jarang dia terjebak oleh kata cinta palsu dan meninggalkan cinta sejatinya.
4. Kebenaran cinta tidak didasarkan oleh kesamaan hoby ato kesukaan, melainkan memadukan hati yang berbeda dan menemukan cinta yang dibalut pengertian tanpa syarat.
Mudah-mudahan tulisan ini bisa memberikan inspirasi buat Anda semua, tentunya saran dan bantuan kamu semua diperlukan untuk membantu teman-teman kamu yang sedang mencari cinta sejati dan ketika dia bilang cinta.
Thursday, December 17, 2009
I.B.U
Suatu pagi seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Dia bertanya kepada Tuhan,
Bayi : "Para malaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup di sana? saya begitu kecil & lemah."
Tuhan : "Aku sudah memilih 1 malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu. "
Bayi : "Tapi di sini di dalam surga apa yang pernah kulakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya."
Tuhan : "Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangantan cintanya dan menjadi lebih berbahagia."
Bayi : "Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka?"
Tuhan : "Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa paling indah yang pernah engkau dengar dan dengan penuh kesabaran dan perhatian dia akan mengajarkanmu bagaimana cara berbicara."
Bayi : "Apa yang akan saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadamu?"
Tuhan : "Malaikatmu akan mengajarkanmu bagaimana cara berdoa."
Bayi : "Saya dengar bahwa di bumi banyak orang yang jahat, siapakah nanti yang akan melindungi saya?"
Tuhan : "Malaikatmu akan melindungimu walaupun hal itu akan mengancam jiwanya."
Bayi : "Tapi saya pasti akan sedih karena tidak melihatMu lagi."
Tuhan : "Malaikatmu akan menceritakan padamu tentang-Ku dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku akan selalu berada di sisimu."
Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari Bumi dapat terdengar dan sang bayi pun bertanya perlahan,
"Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku nama malaikat tersebut?"
Jawab Tuhan,.....
"Kamu akan memanggil malaikatmu, Ibu.
Bayi : "Para malaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup di sana? saya begitu kecil & lemah."
Tuhan : "Aku sudah memilih 1 malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu. "
Bayi : "Tapi di sini di dalam surga apa yang pernah kulakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya."
Tuhan : "Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangantan cintanya dan menjadi lebih berbahagia."
Bayi : "Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka?"
Tuhan : "Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa paling indah yang pernah engkau dengar dan dengan penuh kesabaran dan perhatian dia akan mengajarkanmu bagaimana cara berbicara."
Bayi : "Apa yang akan saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadamu?"
Tuhan : "Malaikatmu akan mengajarkanmu bagaimana cara berdoa."
Bayi : "Saya dengar bahwa di bumi banyak orang yang jahat, siapakah nanti yang akan melindungi saya?"
Tuhan : "Malaikatmu akan melindungimu walaupun hal itu akan mengancam jiwanya."
Bayi : "Tapi saya pasti akan sedih karena tidak melihatMu lagi."
Tuhan : "Malaikatmu akan menceritakan padamu tentang-Ku dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku akan selalu berada di sisimu."
Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari Bumi dapat terdengar dan sang bayi pun bertanya perlahan,
"Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku nama malaikat tersebut?"
Jawab Tuhan,.....
"Kamu akan memanggil malaikatmu, Ibu.
misteri dan nikmatnya hidup
Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan perjalanan, nikmatilah.
Hidup adalah tantangan, hadapilah.
Hidup adalah anugerah, terimalah.
Hidup adalah pertandingan, menangkanlah.
Hidup adalah tugas, selesaikanlah.
Hidup adalah cita-cita, capailah.
Hidup adalah misteri, singkapkanlah.
Hidup adalah kesempatan, ambillah.
Hidup adalah lagu, nyanyikanlah.
Hidup adalah janji, penuhilah.
Hidup adalah keindahan, bersyukurlah.
Hidup adalah teka-teki, pecahkanlah.
Uang, kebahagiaan, kesuksesan, cinta, dan seks, hanyalah bagian-bagian KECIL dari hidup.
Hidup adalah mengejar yang terbaik dalam semua prioritas yang terpenting dalam hidup, yaitu:
Bangkit dari Kegagalan, Membangun Karakter, Memiliki Integritas, Menjadi seperti apa diri kita kita seharusnya, Mencapai Semua Impian Terbaik Kita, dan Memberikan yang terbaik bagi sesama...
===
Hidup adalah membuat hidup lebih PENUH arti...
Hidup adalah tantangan, hadapilah.
Hidup adalah anugerah, terimalah.
Hidup adalah pertandingan, menangkanlah.
Hidup adalah tugas, selesaikanlah.
Hidup adalah cita-cita, capailah.
Hidup adalah misteri, singkapkanlah.
Hidup adalah kesempatan, ambillah.
Hidup adalah lagu, nyanyikanlah.
Hidup adalah janji, penuhilah.
Hidup adalah keindahan, bersyukurlah.
Hidup adalah teka-teki, pecahkanlah.
Uang, kebahagiaan, kesuksesan, cinta, dan seks, hanyalah bagian-bagian KECIL dari hidup.
Hidup adalah mengejar yang terbaik dalam semua prioritas yang terpenting dalam hidup, yaitu:
Bangkit dari Kegagalan, Membangun Karakter, Memiliki Integritas, Menjadi seperti apa diri kita kita seharusnya, Mencapai Semua Impian Terbaik Kita, dan Memberikan yang terbaik bagi sesama...
===
Hidup adalah membuat hidup lebih PENUH arti...
Subscribe to:
Posts (Atom)
